Itinerary 16 Hari Backpacking Eropa 6 Negara: Jerman, Belanda, Perancis, Spanyol, Italia, Yunani (Eurotrip #2)

0
53


Bikin itinerary buat jalan-jalan ke Eropa itu ‘susah-susah senang’. Seperti di postingan sebelumnya, ada begitu banyak ‘godaan’ kalau ngetrip ke Eropa. Mau cuek gak bikin itinerary, tapi tetap saja perlu. Jadi kalau ada yg bilang eurotripnya gak pake rencana dan itinerary, kedengarannya agak aneh. Lha kita urus visanya saja ditanyain itinerary dan diminta macem-macem. Diminta daftar tujuannya, bukingan hotelnya, transportnya, dan sebagainya. Jadi yang beda dan tanpa rencana, mungkin di detil titik-titik wisatanya.

Selain memudahkan perjalanan, adanya itinerary eurotrip juga bisa memangkas pengeluaran yang gak perlu. Karena dengan perencanaan, akan lebih efisien dan efektif secara waktu dan budget. Kami juga bikin itinerary yang sudah fix tujuan kota/negara, jumlah hari, transport, hotel, dan daftar inceran yang mesti dieksplor per kotanya. Tapi soal urutan dan jadi gaknya ke tempat itu, tetap fleksibel. Sesuai sikon. Yang penting sudah ada itinerary dasar seperti di postingan sebelumnya (baca di sini).
Zaanse Schans, Amsterdam
Jalan-jalan keliling Eropa bisa dibilang mahal. Plus bawa keluarga, lebih lagi. Selain perkalian dari jumlah orang, perlakuan makan dan tidur buat anak tentunya berbeda, dibanding kita jalan sendiri misalnya. Tapi mahalnya eurotrip itu sebenernya masih bisa disiasati. Minimal bisa ditekan, tanpa mengurangi kenyamanan dan terlalu bersusah-susah diri.
Tanpa banyak mengurangi kenyamanan, karena banyak terbang antar negara, jadi kami pilih bawaan seefisien mungkin. Light travelling atau backpacking jadi pilihan. Sebenernya gak terlalu jauh berbeda dengan trip-trip sebelumnya. Tidur juga di hotel atau apartemen yang cukup dan layak buat keluarga. Wisata kuliner tetap jalan, walaupun tentunya dikurangi secara kuantitas (Eropa mahal bos). Tapi jajan dan ngemil anak-anak, terutama es krim masih jalan –hampir tiap hari. Selain karena memang panas summer, juga buat mood booster Lana dan Keano, biar tetap semangat jalan.
Yang paling beda, cuma di bawaan saja. Ransel dan isinya terutama. Masing-masing bawa satu ransel. Empat orang, empat ransel atau backpack –ransel Keano lebih sering dibawain. Itu sudah termasuk baju, ransum alias makanan, P3K, perabotan kamera, handphone dan perchargerannya. Dan gak ketinggalan mini rice cooker atau kompor listrik. Selain beli makan, masak sendiri di hotel lumayan ngirit pengeluaran. Dan pastinya, lebih kenyang dan halal.
Dengan itinerary yang padat, dan banyak tujuan, biar cepat pindah-pindah dalam kota dan antar kota, bawa backpack jadi lebih simple. Dan yang penting lagi, gak perlu bayar bagasi pesawat.
Di bandara Madrid. Istirahat sambil riset transport dalam kota Madrid
Gendong Backpack. Baru sampai Paris, terminal Bercy Seine
Pelesiran ke Eropa pas summer, ada plus minusnya. Musim panas, adalah musim liburan di Eropa. Di mana harga-harga pada naik, dan tempat wisata jadi penuh. Tapi karena libur anaknya di bulan ini, mau gak mau ya harus di masa libur panjang sekolah kalau mau trip panjang. Sayang kan, Eropa kalo cuma sebentar. Tapi simalakama juga. Semakin panjang atau lama, semakin banyak keluar biaya. Semakin banyak kota dan negara, berbanding lurus juga dengan bertambahnya budget. Tapi gak apa-apalah, pengalamannya itu yang mahal. Mungkin kesempatannya sekarang ini. Jadi hajar saja, harus dimaksimalkan..
Damrak, Amsterdam

 Tapi positif, atau enaknya liburan di Juni Juli, banyak juga. Di bulan ini waktu siang atau terangnya lebih panjang. Jadi punya waktu lebih banyak, bisa jalan-jalan lebih lama dengan kondisi terang. Bawa baju juga jadi bisa lebih simple, gak perlu jaket-jaket tebal dan sejenisnya. Cuaca juga lebih akrab buat orang tropis. Plus minus sih. Tapi agak pe-er buat tidur. Maghrib saja baru jam 21.30. Isya sekitar jam 23.30. Dan jam 02.30 sudah masuk shubuh.

 
Jembatan Oberbaumbrucke, Berlin sekitar jam 21.30 malam
Pantai Barceloneta Barcelona, sekitar jam 22.00
Itulah salah satu kelebihan liburan di musim panas, yang sebenernya masih belum panas juga. Anak-anak masih pada kedinginan, terutama di awal-awal pas di Berlin dan Amsterdam –Berlin, masih di kisaran 11-13 derajat celsius. Untuk yang punya waktu terbatas macam kami, liburan di summer lumayan mendukung itinerary. Jadi, kira-kira seperti inilah realisasinya:
Kamis, 21 Juni 2018
16.40-18.10 Depok – Airport Cengkareng T3
21.30-00.00 Flight Jakarta – Changi Singapura (scoot)
Catatan:
    Pesawat Jkt-Singapura delay sampai 21.30, harusnya flight 19.55, jadi di Changi buru-buru ngejar connecting flight scoot ke Berlin
Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta
Jumat, 22 Juni 2018
(Tujuan: Sehitlik Camii, East Side Gallery, Badeschiff, Alexanderplatz)
00.20-07.25 Flight Singapura – Berlin Tegel (Scoot)

08.30-09.30 Drop luggage, titip di Arcadia Hotel
10.00-11.30 Masjid Sehitlik Camii Berlin
12-00-14.30 Kreuzberg + hunting masjid Kreuzberg
14-30-18.50 chek in hotel Arcadia + istirahat
19.00-22.00 East Side Gallery, Oberbaumbrucke + jalan-jalan sampai Badeschiff
22.15-23.00 Alexanderplatz
23.30-24.00 Bungkus kebab di Euro Grill + balik hotel

Catatan:
– Berlin lebih lambat 5 jam dari Jakarta. Penerbangan 12-13 jam ke Berlin
– Sampai Berlin, masih dingin. 11-12 derajat celcius
– Tiket transport harian Berlin @7 EUR. Beli 2 tiket di Tegel airport
– Dari airport, naik bis 91, kereta S41 di Jungfenheide ke Frankfurter Alle (hotel Arcadia)
– Di Sehitlik Camii, santai ngopi dan roti di kantin masjid
– East Side Gallery (Tembok Berlin), Badeschiff (kolam renang di tengah sungai)
– Sebelum check in hotel, belanja di Cinar Mini Market dekat hotel, buat masak
East Side Gallery. Tembok Berlin

Sabtu, 23 Juni 2018 
(Tujuan: Alexanderplatz, Moabit, Bus 100, Checkpoint Charlie, Brandenburg Gate-Pariser Platz, Jews Memorial, Reichstag, Fanmeile nobar, Museum Island)
09.30-10.00 Chek out Arcadia Hotel

10.00-11.30 Alexanderplatz
11.30-13.00 Sightseeing dengan bus no 100
13.00-14.00 Makan di El Reda, Moabit
14.00-15.45 Moabit-Hauptbahnhof-Alexanderplatz-arcadia hotel (ambil barang)
15.45-16.50 Check in BNB near Brandenburg Gate (Wilhelmstrasse 48) + istirahat
16.50-17.15 Memorial to the Murdered Jews of Europe
17.15-17.45 Fanmeile, nobar piala dunia
17.45-18.30 Reichstag Building, Brandenburg Gate, Pariser Platz
19.00-22.15 Fanmeile nobar Jerman vs Swedia

Catatan:
Bus no 100, cara mudah dan murah lihat-lihat dan menjangkau jalur turis kota Berlin
– Moabit, banyak restoran muslim/halal. Masakan Timur Tengah dan Turki
– jalan kaki dari BNB ke Fanmeile, area Bradenburg dsk
– Panggung utama Fanmeile, persis nempel di Bardenburg Gate
– Sambil nunggu kick off, keluar masuk area Fanmeile. Jalan-jalan di sebelahnya ke Reichstag, Bradenburg Gate, Pariser Platz dsk 
Nobar Piala Dunia 2018 Jerman vs Swedia, di Bradenburg Berlin

Minggu, 24 Juni 2018

(Tujuan Amsterdam: Zaanse Schaan, Volendam, Amsterdam ArenA)
03.45 Check out hotel, siap-siap ke bandara Schnofeld Berlin
03.45-05.00 Naik kereta: Mohrenstasse –Alexanderplatz – Schnofeld
06.30-08.00 Flight Berlin-Amsterdam (easyJet)
09.31-09.45 Bandara Schipol – Sloterdijk (drop luggage Hotel Meinenger)
10.46-11.50 Stasiun Sloterdijk – Amsterdam Central – Zaanse Schans
11.50-14.15 Zaanse Schans
14.15-15.00 Zaanse Schans – Central (bus connexxion 391)
15.14-15.40 Central – Volendam (bus 316)
15.40-17.45 Volendam
17.45-18.10 Volendam – Central (bus 316)
18.45-19.10 Central – Amsterdam ArenA (kereta)
19.10-20.15 Amsterdam ArenA (Stadion Ajax)
20.15-20.40 Stadion Ajax – Sloterdijk
20.45 Check in Hotel Meinenger Orlyplein, ishoma, tidur.
Catatan:
– Ke bandara Schnofeld Berlin, naik kereta pertama
– Di Schipol beli tiket transport One Day Pass Regional, biar bisa ke Zaanse Schans dan Volendam
– Zaanse Schans, desa kincir, pembuat keju dan kelom kayu. Lokasi di pinggiran Amsterdam
– Volendam, daerah pelabuhan dan desa nelayan kuno. Terkenal juga dengan foto kostumnya. Sekarang jadi lebih banyak cafe, dan tempat hang out
Amsterdam ArenA, Stadion Ajax

Senin, 25 Juni 2018
(Tujuan:  Amsterdam Central, Canal Cruise, Damrak, Dam Square, Rijkmuseum, Vondel Park)

11.30-12.00 check out Meininger, titip barang di hotel
12.00-13.00 Eksplor Amsterdam Central
13.30-14.30 Canal Cruise; Keliling kanal Amsterdam naik perahu
14.30-14.45 Jajan kentang enak Holland Fries Mannekenpis
14.45-16.30 Damrak, belanja di Primark, Dam Square
17.00-18.50 Sepedaan: Rijkmuseum (tulisan Iamsterdam), museum Van Gogh
18.50-19.20 Duduk santai & makan di taman Rijkmuseum
19.20-20.30 Sepedaan: Vondel Park, HRC, Rembrandplein
20.30-20.35 Balikin sepeda ke A-Bike Dam Square
20.35-21.30 Jalan kaki Damrak, beli makanan bekal, Central
22.00-23.00 Ambil barang ke hotel Meininger + stby flixbus
23.00-06.25 Perjalanan Amsterdam – Paris (flixbus)

Catatan:
– Ada beberapa layanan Canal Cruise di depan Amsterdam Central
– Holland Fries Mannekenpis di Damrak, no 1, enak dan antre rame
– Dam Square: alun-alun utama dikelilingi Madame Tussaud, Royal Palace (Koninklijk), Nieuwe Kerk (New Church), National Monument
– Rental 2 sepeda boncengan di dekat Dam Square
– Ada tap water di taman Rijkmuseum. Lumayan irit air minum
– Terminal Flixbus persis di belakang hotel Meinenger, sebelahan sama stasiun Sloterdijk
-Tiket flixbus beli online. sebelum naik bus, tinggal discan crew flixbus
Sepeda dan Kanal Amsterdam

Selasa, 26 Juni 2018

(Tujuan: Louvre, Pont des Arts, Notre Dame, Grande Mosque, Univ Sorbone, Eiffel Tower, Le Marais)
23.00-06.25 Amsterdam – Paris Bercy Seine (flixbus)
06.30-07.00 Park Bercy, sebelah terminal flixbus
07.00-08.30 Istirahat, transit santai di Stasiun Metro Bercy
09.45-10.00 drop barang di hotel Lilas Gambetta, Paris
10.00-12.30 Palais du Louvre – Museum Louvre
12.30-13.15 Pont des Arts, Institut de France
13.15-14.10 Katedral Notre Dame de Paris
14.10-14.50 Naik bis 96 ke Gambeta (hotel)
14.50-20.45 istirahat/tidur di hotel Lilas Gambetta
21.15-23.30 Eiffel Tower, Champ de Mars
23.30-00.20 sampai hotel, istirahat tidur

Catatan:
– Jalan kaki dari Louvre ke Pont des Arts (jembatan gembok cinta), dsk
– Naik bus 96 dan 69 dari hotel Gambetta ke Eiffel
– Sebelum ke Eiffel, belanja di Carefour Express dekat hotel
– Naik bus 42, sambung Metro 11 dari Eiffel ke hotel 
Menara Eiffel. Jelang malam tambah keren
Rabu, 27 Juni 2018
(Tujuan: Pere Lachaise, Stadon PSG, Pont de Bir Hakeim, Rue du Commerce, Arc de Triomphe, Champs Elysees, Place de la Concorde, Eiffel)
09.15-11.00 Pere Lachaise Cemetery
13.00-14.45 Parc des Princes (stadion PSG)
15.00-15.40 Pont de Bir-Hakeim
16.00-16.35 Makan di McD Citadines
16.35-17.15 Rue du Commerce
17.30-18.45 Arc de Triomphe
18.45-19.45 Champs-Elysees
19.50-20.30 Place de la Concorde; alun-alun oktagonal
20.45-22.20 Eiffel Tower + sungai Seine depan Trocadero
22.20-23.35 Eiffel – balik hotel 

Catatan:
– Pere Lachaise: pemakaman terbesar Paris, ada makam Jim Morison The Doors
– Dari Arc de Triomphe, jalan kaki nyusurin Champ Elysees-Place de la Concorde, bisa sampai ke Louvre
– Duduk-duduk di pinggir sungai Seine depan Trocadero, lihat Menara Eiffel dan Seine Cruise

Arc de Triomphe, Paris
Kamis, 28 juni 2018
(Tujuan Madrid: Plaza de Espana, Gran Via, Plaza Mayor, Mercato de San Miguel, Puerta del Sol, Plaza de Cibeles)
04.35-04.55 Naik taxi otw Orly airport Paris
07.20-09.25 Flight Paris – Madrid (Air Europa)
09.25-10.30 Airport Barajas Madrid
11.30-12.30 Plaza de Espana
12.30-13.40 Makan siang di Mughul resto India
14.00-21.00 Check in penginapan Air BNB, istirahat
21.00-22.00 Gran Via, Primark
22.00-22.40 Plaza Mayor
22.40-23.10 Mercato de San Miguel
23.15-23.45 Puerta del Sol, lanjut balik hotel

Catatan:
– Taxi dari hotel ke Orly Airport Paris, 45 Euro
– Penginapan/apartemen Madrid pesan di Air BNB, lokasi pusat kota, di belakang Primark Gran Via
– Gran Via: kawasan belanja, outlet bermerk, jalan utama
– Plaza Mayor dan Mercato de San Miguel lokasinya sebelahan
– Mercato de San Miguel: Pasar kuliner buka sampai tengah malam. Hampir kecopetan
– Dari penginapan ke Gran Via, Plaza mayor, Puerta del Sol, Mercato de san Miguel, Raoyal Palace, bisa jalan kaki
Plaza Mayor, Madrid
Jumat, 29 Juni 2018
(Tujuan: Stadion Real Madrid, Retiro Park, Las Ventas, Royal Palace, Plaza Mayor, Puerta del Sol, Gran Via)
10.15-11.00 check out, ke metro espana
11.05-11.19 ke Santiago Bernabeu
11.20-14.15 Stadion Real Madrid: Santiago Bernabeu Tour
14.15-15.00 Otw Retiro Park
15.00-16.40 Retiro Park
17.15.18.00 Plaza de Toros las Ventas
18.30-19.30 Royal Palace, Katedral Almudena
19.30-20.30 Plaza Mayor
20.30-21.00 Puerta del Sol
21.00-21.45 Gran Via
23.40-07.35 Perjalanan Madrid-Barcelona (Bus Alsa)

Catatan:
– Stadion Real Madrid dekat dari stasiun metro Santiago Bernabeu
– Tiket Bernabeu Tour beli online. Keren tournya, terutama gpx dan audio visualnya
– Makan siang di Retiro Park, taman terbesar di Madrid. Bawa bekal dan alas duduk sendiri
– Las Ventas: Bullring atau stadion matador paling terkenal di Spanyol
Stadion Santiago Bernabeu, markas Real Madrid
Sabtu, 30 Juni 2018
(Tujuan Barcelona: Arc de Triomf, La Rambla, La Boqueria, Pantai Barceloneta)
23.40-07.35 Madrid-Barcelona Noord (Bus Alsa)
07.35-10.00 istirahat di Terminal Bus Barcelona Noord
10.00-11.00 Arc de triomf
11.12-11.38 Otw naik metro ke Badalona
11.45-18.20 Check in B Dream Hostel, istirahat
18.20-20.10 Mercat de la Boqueria, LaRambla, Catedral de Barcelona
20.30-23.00 Barceloneta Beach(berenang)
23.00-23.45 jalan kaki Rambla de Mar: kawasan dermaga, waterfront Barcelona
23.50-24.30 otw penginapan

Catatan:
– Arc de Triomf, bangunan gapura mirip Arc de Triomphe Paris, sebelahan sama terminal bus Barcelona Noord, dan stasiun metro Arc de Triomf 
– Dari Arc triomf ke penginapan naik Metro L1 turun di Clot, nyambung L2 turun di Pep Ventura
– Mercat de san Josep atau La Boqueria: pasar fresh food di La Rambla
– Malam minggu di pantai Barceloneta, ada konser musik klasik/jazz, terbuka dan gratis. Ramai dikunjungi tua muda
– Berenang main air di Pantai Barceloneta, sambil sesekali nonton bareng  piala dunia di kafe pinggir pantai

Barceloneta Beach, Barcelona

Minggu, 1 Juli 2018

(Tujuan: Camp Nou, La Sagrada Familia, Casa Mila, Casa Battlo, Park Guell, La Rambla)
09.00-10.50 Belanja bekal di Carefour, otw Camp Nou
10.50-14.15 Camp Nou Tour & Museum, Stadion FC Barcelona
14.15-15.30 Jajan churros depan stadion, belanja carefour market, jalan ke sants stasiun
16.00-17.00 La Sagrada Familia
17.00-17.40 Makan di KFC La Sagrada Familia
18.10-19.20 Park Guell
20.15-21.30 La Rambla, jalan sampai Mirador de Colom
22.05 sampe hotel

Catatan:
– Camp Nou tour, beli tiket online lebih murah daripada go show di stadion
– Transport di Barcelona, beli tiket T10, untuk sekali trip
– Dari Park Guell, sedikit nyasar salah arah bus 92 ke metro ilacuna
– Mirador de Colom, di ujung La Rambla: monumen untuk Columbus penemu benua Amerika
Camp Nou, Stadion FC Barcelona
Senin, 2 Juli 2018
(Tujuan Venezia: Pulau Murano, Grand Canal, Piazza San Marco, Basilica di San Marco , Doge’s Palace, Punta della Dogana, San Giorgio Maggiore)
05.20-06.30 check out hotel Barcelona, otw airport BCN
08.00-09.50 flight Barcelona – Venezia, Marco Polo (ryanair)
11.10-11.40 Bus no 5: airport ke terminal bus Piazzale Roma
12.15-12.40 Jalan kaki ke hotel Pantalon, check in & istirahat
16.15-17.40 Jalan kaki nyusurin jalan & gang kecil Venezia
17.40-18.30 Otw Pulau Murano, naik vaporetto boat/water bus
18.30-19-20 Pulau Murano
19.20-20.15 naik vaporetto dari Murano ke St Marco
20.15-22.15 St Marco: Piazza San Marco, Basilica San Marco, Doge’s Palace dll
21.00-21.45 Makan malam di caffe Hausbrandt, St Marco
22.15-22.30 Naik vaporetto no 2 turun di Toma
22.30-23.05 Belanja di Crai supermarket & jalan kaki ke hotel

Catatan:
– sampai di terminal P’le Roma, beli pizza, kebab dll buat isi perut
– Baru di P’le Roma saja, mata langsung dimanjakan view keren kota
– Di Venezia, beli tiket One day Pass. Bisa naik boat/vaporetto selama 24 jam dari pembelian, termasuk ke Pulau Murano
– Pulau Murano, terkenal dengan seniman pembuat kaca, gelas.
– Petang di San Marco, dari sini bisa lihat Punta della Dogana dan San Giorgio Maggiore di seberang

Piazza & Basilica di San Marco, Venezia
Selasa, 3 Juli 2018
(Tujuan Venezia: Rialto Bridge, Grand Canal, Piazza San Marco, Athena)
08.50-10.15 Rialto Bridge
11.20-11.40 Gelato Rom (es krim enak)
11.40-11.45 check out hotel, titip tas di hotel
11.45-12.50 Grand Canal
12.50-13.45 Rialto Bridge – Rialto Market
13.45-14.06 Pantalon Hotel, ambil tas
14.40- 15.20 naik bus no 5: Piazzale Roma-airport
17.30-20.15 Flight Venezia-Athens
23.00 sampe hotel/apartemen, dekat Akropolis

Catatan:
– Rialto Bridge: jembatan legend, teramai di Grand Canal. Ada Hard Rock Cafe di sini
– Waktu Athena lebih cepat 1 jam dari Venezia
– Flight Athena delay, harusnya jam 16.45-1955. Untung dapat makan gratis di pesawat
– Naik kereta dari bandara ke Akropolis Athena @ 10 Eur (7,5 + 2,5). kalau sampai Syntagma 7,5 EUR. Anak-anak setengah harga
Gondola dan Rialto Bridge, Venezia
Rabu, 4 Juli 2018
(Tujuan Venezia: Olympian Zeus, Acropolis, Monastiraki, Flea Market, Syntagma Square, Plaka)
11.05-11.40 Olympian Zeus + Gerbang Arch of Hadrian
12.00-15.00 Acropolis
15.00-15.30 Roman Agora, Hadrian Library
15.30-17.20 Monastiraki + flea market (makan siang)
17.30-18.40 Syntagma Square
18.40-20.00 Plaka
20.00-21.15 Makan malam di cafe Anafiotika, Plaka
21.15-21.45 Plaka
21.45-22.00 Jalan kaki balik hotel

Catatan:
– Tiket masuk kompleks Akroplis: 10 EUR/org. Anak-anak gratis
– Beli air mineral 0.5 EUR di vending machine depan pintu masuk akropolis. Di atas, ada tap water
– Dari Akropolis jalan kaki ke Monastiraki, lewati Roman Agora dan hadrian Library
– Dari Monastiraki jalan ke Syntagma Square, lewati pusat perbelanjaan toko modern
– Jam 18.00 ada pergantian penjaga di gedung parlemen Syntagma. Jadi tontonan gratis, dan bisa foto bersama penjaga
– Plaka: kawasan kafe, resto, dan belanja. Lebih bagus dan ramai di malam hari
– Semua tempat menarik/wisata utama Athena, bisa ditempuh dgn jalan kaki

Kota Athena. nampak Olympian Zeus
Kamis, 5 Juli 2018
(Tujuan: Panathenaic Stadium, pulang Indonesia)
07.00-07.45 Panathenaic Stadium, Athena
08.45-09.50 Check out, otw airport
11.30-04.15 Flight Athena-Singapura (scoot)

Jumat, 6 Juli 2018
04.25-08.10 Changi airport, makan nasi lemak di
08,10-09.15 Flight Singapura – Jakarta (scoot)
11.30 Sampai rumah, Depok. Naik taksi dari bandara

Akropolis, Athena
Alhamdulillah.. perjalanan dan semua rencana, berjalan lancar. Hampir semua tempat menarik yang diincer, bisa kami datangi. Kalau dipersentase, mungkin gak lebih dari 10% saja yang lolos dari inceran. Itupun karena kami lebih mementingkan kenyamanan, dan kesehatan tentunya. Terutama Lana dan Keano. Jadi cukup istirahat dan tidur itu penting, karena kalau dihitung-hitung, sebenernya lumayan padat dan panjang juga tripnya untuk ukuran bocah. Niat mau bikin video yang serius, dengan ikhlas akhirnya juga dibatalkan. Prinsipnya, jangan sampai bikin video, merusak jalan-jalannya hehe
Dari semua tempat yang masuk di itinerary ini, sebenernya Yossie pernah ke Berlin tahun lalu, dan saya pernah ke Amsterdam, juga Paris. Dan biasanya, karena sudah punya pengalaman bagus dengan kotanya, jadi ada keinginan buat ngajak keluarga. Alhamdulillah janji Paris dengan Eiffelnya, Amsterdam dengan Canal Cruise dan keliling sepedaannya sudah terbayar. Satu keinginan mewujudkan berbagi pengalaman lain, dengan kesan positif dan keindahannya adalah Yossie dengan New Zealandnya, dan saya dengan Istanbul Turkinya. Entah kapan, dan bisa atau nggak. Kita aminkan saja dulu, supaya terlaksana. :p
 
Canal Cruise, Amsterdam
Palais du Louvre, Paris

Jalan-jalan di tempat baru dengan suasana yang asyik, dan hadir menyaksikan kota atau negara yang indah dengan landmark-landmarknya, memang jadi pengalaman yang ‘mahal’ dan menyenangkan buat disimpan di kepala dan hati. Apalagi, bisa tersimpan di foto dan video juga. Bagi kami, kota dan landmark itu, akan jauh lebih indah dengan hadirnya anak dan keluarga di situ. Entah jadi background, foreground, atau titik fokus pandangan mata, dan juga kamera.

*****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here