Home Blog

ILRU 4, Land Rover Camping Festival

Video saat mengikuti ILRU 4 Land Rover Camping Festival di Cibodas, Jawa Barat. Acara berlangsung tanggal 21-23 Desember 2018 diikuti ratusan pencinta mobil keluaran Inggris ini. Indonesia Land Rover United (ILRU) sering disebut sebagai lebaran penggemar Landy. Inilah momen di mana para penggemar Land Rover dari seluruh Indonesia berkumpul. ILRU digelar dua tahun sekali. Ajang ILRU sering dijadikan sebagai momen camping keluarga.

JAJANAN ENAK DI STASIUN PONDOK CINA, DEPOK

Kuliner Stasiun Pondok Cina

Pengguna commuter line rute Bogor-Jakarta atau Depok-Jakarta, pasti sudah nggak asing dengan Stasiun Pondok Cina. Stasiun yang biasa disebut Pocin ini adanya di kawasan Depok, bersebelahan dengan kampus Universitas Indonesia dan Universitas Gunadarma. Makanya stasiun ini selalu ramai, dan asiknya banyak jajanan enak di Stasiun Pondok Cina ini.

Jajanan dekat stasiun, memang selalu menggoda. Variasinya banyak dan lagi murah-murah karena kebanyakan adalah jajanan kaki lima. Buat yang mau berangkat kerja atau ke kampus, lumayan kan bisa mampir dulu. Makan di tempat atau bungkus-bungkus. Begitu juga yang mau pulang nih. Keluar stasiun bisa jajan dulu, buat bekal cemilan di rumah nanti.

Jajanan enak ada banyak banget di Stasiun Pondok Cina. Bahkan ada banyak juga orang yang mampir ke kawasan stasiun ini, khusus buat jajan aja, bukan mau naik kereta. Duh, kapan lagi kan dapat jajanan murah meriah dan enak pula. Karena itu, berikut ini kami pilihkan beberapa rekomendasi jajanan enak di Stasiun Pondok Cina yang sudah dicoba sendiri langsung oleh tim ajak anak. Simak langsung aja ya..

1. Bakso Cinlok Solo

Cinlok disini bukan cilok ya maksudnya, tapi memang namanya Cinlok alias Cinta Lokasi. Ya, meskipun mirip dengan Cilok tapi ini bakso yang disajikan dengan kuah. Kalau Cilok kan umumnya tanpa kuah. Baksonya variatif dari yang kecil Rp.1.000 dapat 3, Bakso sedang Rp.1.000 dapat 1, sampai Bakso Telur Puyuh harganya cuma Rp 2.000 perbutirnya. Ramah di kantong kan?

Bakso Cinlok Solo ini setiap hari selalu ludes. Jualannya dari jam 9 pagi sampai jam 11 malam. Selain isi telur puyuh, bakso Cinlok berisi campuran daging dan jeroan. Saking lakunya bakso dengan kaldu sapi ini bisa kantongi omzet Rp.2.000.000 perhari. Laris manis jualannya

2. Otak-otak Purwakarta Kang Arif

Jajanan enak di Stasiun Pondok Cina salah satunya ini nih. Otak-otak Purwakarta Kang Arif. Asli diolah dari ikan Tenggiri. Otak-otak di sebelah kanan Stasiun Pocin ini bisa dibeli dengan harga mulai dari seribu rupiah aja. Meskipun harganya murah tapi kualitas rasanya nggak kalah sama otak-otak ikan restoran. Sambal kacangnya juga enak. 

Selain otak ikan Tenggiri, ada juga tepung gorengnya nih yang biasa dijual paketan Rp.5.000. Semua bahan otak-otak ikan kata penjualnya dibuat tanpa pengawet. Jadi hanya tahan 2 hari saja. Sementara untuk tepung gorengnya harus dibuang kalau dagangan nggak habis. Berkah dagang di stasiun memang sangat bergantung dari banyaknya pengguna kereta. Ngobrol sama karyawan otak-otaknya, namanya Ricky, omzetnya di hari kerja bisa sampai Rp.1.200.000 sedangkan di akhir pekan omzet turun di sekitar Rp.600.000 aja. Rata-rata pedagang di Stasiun Pocin berjualan dengan metode shifting. Ada yang masuk pagi, ada yang masuk sore. Sehari biasanya otak-otak ikan terjual 1000 buah sementara tepung gorengnya sehari bisa terjual nyaris 5 kilogram. 

3. Batagor Cilok Kang Jamal

Duh, bawaannya jadi ngiler terus ya kalau lihat-lihat jajanan di Stasiun Pondok Cina. Ada satu lagi nih yang pernah kita coba. Namanya Batagor Cilok Kang Jamal. Letkannya persis di belah tukang otak-otak yang tadi. Dijual paketan Rp.10.000 isi 5 batagor bumbu kacang dan cabainya enak banget lho. Batagor disini sudah buka puluhan tahun. Bahan baku batagor selain tepung kanji tentunya ikan Tenggiri. Kata yang jual yaa.. Hampir mirip dengan otak-otak tetangganya, kalau batagor Kang Jamal sehari bisa kantongi Rp.1.000.000. Sementara di akhir pekan omzetnya menurun di rata-rata Rp.400.000. 

4. Nasi Padang Ampera

Nah ini mungkin kalau dibilang jajanan terlalu berat ya, tapi boleh juga sih kalau dianggap jajan juga. Intinya, di Stasiun Pondok Cina mulai dari makanan ringan sampai makanan berat ada. Nasi Padang Ampera ini jadi pilihan karena dengan harga mulai Rp 13.000 saja sudah dapat paket nasi Padang yang rasanya bersainglah dengan nasi Padang di tempat lain. Jadi kalau butuh makan berat, begitu keluar Stasiun Pondok Cina, boleh nih mampir di sini isi perut sampai kenyang.

Nasi Padang Ampera Stasiun Pondok Cina

5. Bakso Pocin

Suka sama bakso dan mi ayam? Jajanan di Stasiun Pondok Cina tentunya belum lengkap kalau belum ada yang satu ini ya. Kalau pilihan kami nih, bolehlah coba bakso dan mi ayam di kedai Bakso Pocin. Warung bakso ini letaknya sudah agak keluar mengarah ke Jalan Margonda. Harga baksonya per mangkok mulai dari Rp 16.000. Sementara harga mi ayam permangkok mulai dari Rp 13.000.

6. Rujak Buah Segar

Kalau sudah belanja jajanan di Stasiun Pondok Cina yang cukup bikin kenyang perut. Boleh cobain juga pencuci mulutnya yang segar. Ada lapak rujak buah di daerah situ juga. Selain rujak, asinan juga tersedia. Sampai terbit air liur kan ngebayanginnya. Perbungkus rujak dan asinan di sini bisa dibeli dengan harga Rp 15.000.

Rujak Buah Stasiun Pondok Cina

Selain rasa tentu ada yang menarik juga nih, dari ngobrol sama pedagang jajanan di Stasiun Pondok Cina, jadi tahu kalau pedagang disini berganti tiap 2 bulan sekali. Misalnya pedagang otak-otak dan batagor, tiap 2-3 bulan mereka akan di rolling dengan pedagang baru yang diambil dari daerah. Kalau otak-otak, karena pemiliknya adalah orang Purwakarta, jadi karyawannya akan diambil juga dari Purwakarta. Sementara, pedagang batagor mengaku paling lama jualan batagor cuma 2 bulan Aja. Setelah 2 bulan dia akan kembali ke Garut dan digantikan pekerja yang lain, atau pindah ke cabang batagor di tempat lain. Sistem ini dipilih oleh pemilik usaha untuk memberi lapangan kerja bagi kerabat mereka di desa. Jadi jangan heran ya, kalau gerobak jajanan kesayangan di Stasiun Pondok Cina suka ganti-ganti tukang jualannya.

Nah sekarang sudah punya gambaran mau jajan apa di Stasiun Pondok Cina? Ambil dompet, segeralah meluncur!

Warung Goceng, Rekomendasi Tempat Makan Murah di Depok

warung goceng_ajakanak

Tanggal tua tetap pengen kulineran? Bisa dicoba nih rekomendasi tempat makan murah di Depok, namanya Warung Goceng. Dijamin gak memberatkan isi dompet dan saldo rekening. Kalaupun duit tinggal goceng bisa tetap jajan enak, bonusnya dapat juga nih wifi gratisan kalau makan di warungnya.

Spaghetti ala Warung Goceng
Roti Bakar 5K

Sebagai tempat makan yang menawarkan menu dengan harga murah di Depok, Warung Goceng memilki beragam menu. Harganya ya itu tadi, mulai dari Rp 5.000 alias goceng sampai di kisaran Rp 20.000. Menu gocengnya antara lain roti bakar, spaghetti, sandwich, otak-otak, nugget, burger, kentang goreng dan masih banyak lagi. Asik kan, makan semurah ini bareng teman-teman atau keluarga. Ini menu street food 5K disebutnya.

Menu Street Food 5K

Lokasi Warung Goceng ada di Jalan Poncol, Jalan Haji Japat no.39 kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Usut punya usut warung ini sejak 4 tahun lalu sudah membranding usahanya lewat menu Low Budget. Ibaratnya siapa aja bisa menikmati makanan ala restoran dengan goceng doang, motonya itu “Harga Pas, Makan Puas”.

Warung goceng berangkat dari usaha rumahan pasangan suami istri, Hendra dan Ica. Mulanya mereka membuka warung goceng di garasi rumah orangtua mereka. Hendra memanfaatkan ilmu dunia Food and Beverage yang ia dapat selama bekerja. Meskipun produk dagangannya murah tapi pasangan ini tetap menjaga kualitas rasa. Jika harga bahan baku naik, mereka akali dengan mengurangi isian per porsi biar bisa menjual dengan harga goceng saja.

Selain menu goceng, ada beberapa menu yang dibanderol dengan harga Rp 10.000 sampai Rp 20.000. Menu ini variasinya cukup banyak. Misalnya nasi teriyaki, cuma Rp 10.000 aja. Menu lain juga berkembang, sehingga Warung Goceng kini juga menyediakan Korean Food. Ini karena jaman sekarang makin banyak kan orang-orang yang ingin menikmati makanan khas Korea.

Omzet Jutaan Per Hari

Harga murah dan rasa yang terjaga membuat usaha ini berkembang. Pemilik sudah bisa menyewa rumah hingga membuka 7 cabang lho. Keren ya. Di hari biasa atau di akhir pekan warung ramai terus. Selain bisa datang langsung untuk makan, Warung Goceng juga menawarkan pemesanan melalui Gofood dan Grabfood. Karena selalu ramai juga berimbas ke waktu pelayanan ya… Rata-rata per orderan dikerjakan 10 sampai 30 menit. Jadi kuncinya mau makan murah ya sabaaaarrrr…

Keramaian pengunjung di Warung Goceng

Rengga sang pengelola mengatakan selain menjual makanan minuman, Warung Goceng juga menyediakan fasilitas seperti wifi dan lokasi parkir yang cukup luas. Jadi kalau mau makan sambil browsing bisa disini. Nah bicara soal omzet nih dari satu pusat Warung Goceng aja di week day bisa menghasilkan Rp. 4.000.000 per hari, sementara di akhir pekan bisa mencapai Rp. 6.000.000 per hari.

Laris manis Warung Goceng membuka peluang kerja juga ternyata. Total seluruh karyawan Warung Goceng mencapai 37 orang. Mayoritas karyawan adalah warga sekitar lulusan SMA/SMK. Bisnis terus berkembang, Warung Goceng juga membuka kesempatan kerja sama dengan sistem franchise. Targetnya, si empunya pengen buka sampai 10 cabang di seluruh Indonesia. Setelah itu rencananya stop cabang sambil memaksimalkan pelayanan dan kualitas warung. Beuuh.. udah makan enak dapat juga cerita inspiratif ya!

Jadi gimana? sudah siap mengunjungi tempat makan murah di Depok? Bolehlah dicoba datang ke Warung Goceng.

Pendakian ke Puncak Gunung Gede Via Putri

Pendakian ke puncak Gunung Gede via Putri kami lakukan pada 27-29 Mei 2022. Pendakian yang memang direncanakan santai. Kalau sampai puncak alhamdulillah. Nggak juga nggak apa. Lana nggak ikut kali ini. Pesertanya cuma Papa, Mama dan Keano. Buat Papa Herwin dan Keano ini pertama kali ke Gunung Gede. Sementara buat Mama Yossie, ini kayak nostalgia karena dulu jaman mahasiswa hampir tiap tahun naik ke Gede. Dulu kan masih aktif di Group Pencinta Alam Aesthetica ISTN soalnya. Pelantikan anggota baru acaranya ya pasti lewat Gunung Gede, lanjut ke Gunung Pangrango setiap tahun. Sekarang mendakinya ngajak keluarga. Untuk anak-anak Gunung Gede termasuk aman menurut kami. Jalurnya sudah jelas terbaca. Nggak ada yang ekstrim banget. Cuma pegel aja, karena pendakian ke puncak Gunung Gede via Putri tanjakannya lebih berat dibanding lewat jalur Cibodas. Meski begitu, lewat sini bisa lebih cepat sampainya ke puncak. Sudah begitu dapat bonus bisa lewatin alun-alun Surya Kencana yang bagus banget sebelum kita sampai puncak.

www.ajakanak.com
alun-alun surya kencana

Kami sampai di area base camp Gunung Putri pas waktunya shalat Jumat. Papa Herwin dan Keano shalat dulu. Setelah itu kita makan siang di base camp Yaman, yang lokasinya persis di depan parkiran mobil. Yup, di sini ada lahan parkir bersama buat kendaraan roda empat. Memudahkan banget buat kita yang bawa mobil sendiri. Biaya parkir 30 Ribu rupiah perhari. Kalau dua hari ya kali dua aja. Memang dikondisikan buat parkir inap di sini. Penjagaannya juga cukup aman. Parkiran ini dikelola oleh warga setempat.

Kelar makan siang, kami segera menuju base camp Hadi. Nah BC Hadi ini udah gak bisa mobil masuk. Mesti jalan kaki. Lokasinya persis berhadapan dengan Pos Pemeriksaan SIMAKSI Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Sesuai namanya, yang punya base camp namanya Kang Hadi. Kami mempercayakan Kang Hadi mulai dari ngurusin SIMAKSI sampai cariin porter. Jadi pas kita dateng semua sudah ready, tinggal nanjak aja. Kang Hadi cuma butuh foto KTP kita di setor duluan sebelum keberangkatan kita ke sini.

Untuk pengurusan SIMAKSI, kami bayar 75 Ribu rupiah perorang. Anak-anak seusia Keano (11 tahun) gak perlu bayar. Sementara tarif porter 500 Ribu perhari. Kalau rencana jalannya dua hari ya kali dua aja. Cukup satu porter buat rombongan kecil kami. Di carrier yang dibawa porter isinya logistik mentah, peralatan masak dan makan, cadangan air, tenda, dan cadangan baju. Sementara tas kami isinya yang ringan-ringan kaya sepasang baju ganti, snack, minum pribadi sama sleeping bag.

Kang Ikin, porter andalan

Alhamdulillah dapat porter yang sabar dan kalem. Kang Ikin namanya. Bisa menyesuaikan juga sama ritme mendaki kami yang mungkin mirip siput lambatnya. Fisik sih memang seadanya. Yang penting mental mesti dijaga. Berikut ini adalah rute pendakian ke Puncak Gunung Gede via putri.

BASE CAMP-POS 1 (Informasi Lama)

Rute ini bisa dibilang pemanasan. Masih agak landai jalurnya. Dari kawasan base camp nanti kita melewati jalan yang kanan kirinya adalah ladang sayur warga. Nanti kita bakal ngelewatin tempat pembuangan sampah akhir. Ini tempat pendaki mengumpulkan sampah yang mereka bawa dari gunung. Setelah itu jalan lagi bakal ketemu pos ojek. Yes, sampai pos ojek ini, memang kita masih bisa naik ojek. Gak mesti jalan kaki. Tapi ya itu pilihan aja sih. Biasanya pos ojek ini berguna pas pendaki turun saking lelahnya sudah gak sanggup jalan kaki lagi sampai base camp. Atau juga ada yang cidera kaki. Selebihnya lebih banyak yang jalan kaki di rute ini. Mulai dari pos ojek kita bakal masuk hutan.

Dari base camp menuju pos satu jaraknya hampir dua kilometer. Waktu perjalanan sekitar 1,5 sampai 2 jam. Menandainya gampang. Ada gapura selamat datang yang bentuknya cocok banget buat latar film horror hehehe…

Jalur pendakian Gunung Gede via Putri

POS 1 (Informasi Lama)- POS 2 (Leugok Leunca)

Gak lama istirahat di pos satu, naik lagi ke atas. Di Gunung Gede ini kita ketemu banyak warung. Makanya penting bawa duit cash kalau nanjak ke sini biar bisa jajan. Jajanan di warung rata-rata gorengan, snack, mie cup, aneka minuman kemasan dan semangka. Semangka perpotong di jual 5 ribu, kalau gorengan 2 ribu. Yang mahal itu air mineral kemasan. Botol kecil 600ml 15 ribu. Botol gede 1.5 liter 35 ribu. Mahal karena kebayang juga susah dan beratnya bawa ke sini. Kalau gorengan masih termasuk murah karena bahan-bahannya banyak tersedia di kebun warga. Mereka bawa bahan mentah terus goreng deh di atas. Kita bisa makan hangat-hangat kalau gorengan ini.

Warung di jalur pendakian Gunung Gede via Putri

Dari pos satu ke pos dua nggak terlalu jauh. Dengan kecepatan kami, jalan sekitar satu jam sudah sampai. Nama posnya Leugok Lenca dengan ketinggian 1993 mdpl. Di pos dua kami istirahat sebentar. Di sini juga ada warung lagi. Tapi kita nggak jajan. Melainkan buka bekal yang dibawa Keano. Tas Keano banyak banget isi makanan soalnya. Lumayan mengurangi beban kalau dimakan.

POS 2 (Leugok Leunca) – POS 3 (Buntut Lutung)

Pendakian Gunung Gede via Putri terus berlanjut meskipun di rute ini kami sempat kehujanan. Hari juga mulai gelap. Kami sempat berteduh di sebuah warung saat Maghrib tiba. Diskusi dengan Mang Ikin, porter kami, menurutnya kami lebih baik melanjutkan perjalanan. Nanti baru ngecamp di Pos 3, dan besoknya langsung bisa lanjut mendaki. Tadinya memang sempat goyah untuk bermalam di dekat warung tempat kami berteduh ini. Jalan malam di hutan itu gak nyaman. Gelap, nggak keliatan apa-apa. Apalagi bawa anak seusia Keano. Fisik juga semakin drop. Ditambah lagi badan terasa dingin karena kehujanan. Tapi kami bertekad malam itu untuk sampai Pos 3. Biar istirahatnya enak dan nggak ninggalin banyak PR buat perjalanan besok. Alhamdulillah, sebentar saja jalan gelap-gelapan sudah sampai di pos 3 Buntut Lutung. Sekitar jam 7 malam kami sudah bisa masuk tenda.

Pos 3 Buntut Lutung ketinggiannya sekitar 2300 Mdpl. Tempatnya cukup luas buat pendaki ngecamp. Selain kami ada beberapa tenda juga yang digelar di sini. Biasanya mereka pendaki santai kayak kami. Berangkat siang atau sore, malamnya ngecamp di Pos 3 atau Pos 4. Besoknya jalan lagi, lanjut ngecamp di alun-alun Surya Kencana. Subuh baru muncak buat liat sunrise, setelah itu turun pulang. Itu kalau pendakian Gunung Gede via Putri selama 3 hari dua malam. Ada juga yang ngegas cuma dua hari 1 malam. Pagi nanjak, malamnya ngecamp di Surya Kencana, besokannya muncak habis itu pulang. Sekarang ini bahkan gasnya lebih pol lagi. Soalnya lagi musim trail run. Itu ada yang bisa-bisanya lari seharian bolak balik nanjak sampai Puncak Gede langsung turun lagi. Gila banget fisiknya.

Kami sendiri ambil yang selow aja. Target Keano cuma kepengen melihat alun-alun Surya Kencana. Tadinya malah sempat ngajakin pulang saat bangun tidur di pos ini. Tapi itu rupanya efek sakit perut karena mau BAB. Setelah diajarin cara BAB di gunung, Keano kembali ke tenda dengan wajah lega. Gak lama kemudian, dia bilang pengen lanjut mendakinya. Kami sebagai orang tua tinggal mengikuti saja.

POS 3 (Buntut Lutung) – POS 4 (Simpang Maleber)

Sekitar jam 10 pagi, barulah kami beranjak dari Pos 3. Agak siang karena paginya masih gerimis, angin juga kencang bertiup. Menunggu matahari agak terang baru melanjutkan perjalanan. Saran Mang Ikin untuk ngecamp di Pos 3 tepat banget. Karena dari Pos 3 menuju Pos 4 Simpang Maleber adalah jalur yang paling berat. Tanjakannya panjang-panjang, hampir nggak ada jalan datar. Pas banget semaleman recharge energi, paginya jadi masih segar badan menghadapi tanjakan. Kalau orang-orang biasanya sekitar 2 jam melalui jalur ini.

Di pos 3 menuju pos 4 ada beberapa pos bayangan. Ada beberapa warung juga. Jalur juga semakin siang semakin rame. Sekitar jam 11 kami sampai di pos bayangan Lawang Saketeng namanya. Pos 4 Simpang Maleber masih agak jauh di depan. Kami sempatkan istirahat dulu. Mesti pinter-pinter ngatur energi. Biar pelan yang penting nanti sampai di tujuan. Yang bikin seneng nih, drama keano minta pulang di pos 3 sudah menguap begitu aja. Sepanjang perjalanan anak ini moodnya keliatan bagus. Capek iya, tapi nggak jadi alasan dia untuk menghentikan perjalanan. Dan kamipun sampai di Simpang Maleber lebih cepat dari yang direncanakan. Belum jam 12 siang, kita sudah tiba.

POS 4 (Simpang Maleber) – POS 5 (Alun-alun Timur Surya Kencana)

Di Pos 4 Simpang Maleber, suasana lebih ramai dibanding Pos 3. Sudah bercampur dengan pendaki yang turun juga soalnya. Ketemulah macam melting point di Pos 4 ini. Ketinggian lokasi ini sekitar 2627 mdpl. Di pos 4 ini, Mama Yossie ketemu para sahabat sejak kuliah dulu. Sama-sama anggota grup pencinta alam aesthetica ISTN. Pendakian ini rencananya juga pengen ketemu sama mereka. Cuma karena kesibukan masing-masing gak bisa bareng-bareng jalannya. Ntar ketemu di atas saja. Begitulah perjanjiannya. Benar juga sih ketemu, tapi kami baru naik, ada yang sudah turun. Sebagian masih ngecamp di Surya Kencana. Bisa turun bareng-bareng besok siang.

Di Pos 4 ini kembali jajan dan beli air minum. Cadangan air di porter masih ada sebenarnya. Tapi buat bekal di jalan kami pilih beli. Dari Pos 4 ke Pos 5 Alun-alun Timur Surya Kencana, sebenarnya rute pendek. Tanjakannya sudah berkurang. Ada beberapa bagian jalan datar sebagai bonus. Kira-kira jalur ini bisa ditempuh dengan waktu perjalanan sekitar satu jam. Setelah cukup istirahat, jajan dan ngobrol di Pos 4, perjalanan kami lanjutkan. Sekitar jam 13.45, akhirnya kami sampai di alun-alun Surya Kencana. Pemandangan padang edelweiss jadi hiburan tersendiri buat mata. Cita-cita Keano kesampaian. Menginjakkan kaki di alun-alun seluas kurang lebih 50 hektar ini.

POS 5 (Alun-alun Timur Surya Kencana) – Alun-alun Barat Surya Kencana

Pos 5 jalur pendakian Gunung Gede via Putri menjadi gerbang masuk menuju Alun-alun Surya Kencana. Savanna luas ini diapit dua gunung, yakni Gunung Gede dan Gunung Gemuruh. Ada banyak pendaki yang ngecamp di Pos 5 ini. Padahal, untuk menuju puncak Gunung Gede, kita mesti melintasi alun-alun ke bagian barat, terus baru deh nanjak ke area kawah. Ini sih sebenarnya pilihan saja. Mau ngecamp di bagian timur atau barat. Kalau kami, mending lanjut perjalanan ke bagian barat, biar besok kalau mau nanjak ke puncak lebih dekat.

Alun-alun Surya Kencana ketinggiannya sekitar 2750mdpl. Kita melintasi padang rumput yang datar dan luas menuju alun-alun barat dari arah timur. Sebenarnya sih bisa ditempuh dalam waktu sekitar setengah jam. Tapi karena lokasinya bagus, jadi banyak berhenti untuk istirahat sambil menikmati keindahannya. Lagi pula, hari ini nggak ada lagi yang dikejar. Targetnya cuma buka tenda di alun-alun barat, terus istirahat. Makanya jalannya santai saja di sepanjang Surya Kencana. Pas banget matahari juga lagi bagus-bagusnya. Padahal tadi pagi sempat gerimis, mendung, dan angin yang suaranya kedengar gak karuan.

Kalau kita ngecamp di alun-alun barat, lebih dekat ke mata air. Ada mata air alami di sini. Gak perlu beli lagi. Kami mencari lokasi ngecamp agak di pinggir untuk menghindari dinginnya hembusan angin. Di alun-alun barat juga ada warung. Tapi kan tau sendiri harga air cukup mahal. Kalau jajan gorengan aja sih masih bisa banyak. Kalau air lebih baik ngambil sendiri di mata air.

Alun-alun Barat Surya Kencana – Puncak Gunung Gede

Nah, sekarang nih waktunya menuju puncak. Nikmatnya pendakian ke Puncak Gunung Gede via Putri adalah kita bisa melihat alun-alun Surya Kencana duluan. Tempat ini adalah salah satu daya tarik Gunung Gede selain tentu saja puncaknya. Dari alun-alun barat Surya Kencana menuju Puncak Gede, perjalanan sekitar 30-45 menit. Biasanya pendaki meninggalkan barang-barang di tenda, bawa bekal seperlunya aja ke puncak. Kecuali pulangnya nanti mau lewat jalur Cibodas, gak lewat Putri lagi ya mau nggak mau harus diangkut semua karena arahnya berlawanan.

Pemandangan dari Puncak Gunung Gede, tampak Gunung Pangrango

Puncak Gunung Gede ketinggiannya 2958 mdpl. Jalur naik keatas lumayan ngetrek, tapi ya nggak sulit-sulit banget. Keliatan jalannya. Sisakan saja cadangan nafas yang banyak hehehehe.. Jalaur ngetrek lumayan bikin cepet ngos-ngosan soalnya. Kalau naik pagi enaknya udara masih agak dingin. Jadi gak terlalu keringetan. Gak mesti bertempur juga dengan panasnya matahari pagi.

Saat naik ke puncak, Keano kami tinggal di tenda. Ada porter kami, Kang Ikin yang jaga. Plus ada juga sejumlah teman dari GPA Aesthetica ISTN yang sudah ngecamp duluan. Nitip juga ke mereka. Kawah Gunung Gede ini masih aktif meskipun statusnya dalam kondisi normal sekarang-sekarang ini. Dari puncak Gunung Gede keliatan puncak Gunung Pangrango. Kalau mau ke sana mesti turun dulu ke arah Kandang Badak baru ketemu jalur naiknya.

Demikian jalur pendakian ke Puncak Gunung Gede via Putri. Base camp pendakiannya terletak di Sukatani, Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Arahnya gak jauh dari Istana Cipanas. Untuk info pendakian, bantuan pengurusan SIMAKSI, porter atau perlu base camp transit sebelum nanjak bisa kontak ke BASE CAMP HADI. Kang Hadi-nya ramah dan siap membantu. Di bawah ini adalah peta lokasi Base Csmp Hadi alias Gede Pangrango Adventure. Gak susah nyarinya dan mudah dikontak orangnya.

Berikut ini kami lampirkan itinerary pendakian Gunung Gede via Putri yang kami jalani.

Jumat, 27 Mei 2022
09.45 berangkat Depok
12.00 sampai Basecamp, jum’atan, makan
13.45 berangkat dari Basecamp Hadi
15.30 pos 1
16.20-16.30 pos 2
17.45-18.15 warung gorengan
18..45 sampai pos 3. Buka tenda

Sabtu, 28 Mei 2022
09.50 berangkat dr pos 3
11.05-11.20 pos bayangan Lawang Saketeng
12.00 pos 4 Simpang Maleber
12.43 berangkat dr pos 4
13.45 Pos 5 alun-alun timur Surya Kencana
15.30 Alun-alun barat Surya Kencana

Minggu, 29 Mei 2022
07.45-8.30 otw puncak
08.30-09.00 puncak
09.00-09.30 turun puncak
11.00-11.30 alun-alun barat timur
11.55-12.10 pos 4
12.10-12.30 pos 4-pos bayangan lawang saketeng
12.35 Pos bayangan-pos 3
13.25-13.55 pos 3
14.45-14.50 pos 2
15.15 pos 1
16.40 Base Camp Hadi

Buat Keano, ini adalah pendakian gunung ketiganya. Sebelumnya, Keano dan kakaknya Lana, pernah kami ajak naik Gunung Papandayan dan Gunung Prau.

Berikut ini selengkapnya video jalur pendakian Gede via Putri

Mudah! Syarat Masuk Liburan ke Singapura 2022

0
ajak anak singapura

Plesiran ke Singapura sudah jadi kaya tradisi buat para penggemar traveling asal Indonesia. Jadi pasti dong memantau terus nih, syarat masuk buat liburan ke Singapura di tahun 2022 ini. Tahun 2019, sebelum pandemi tepatnya, Singapore Tourism Board mencatat pertumbuhan sektor pariwisata Singapura naik 3,3%. Jumlah kunjungan wisatawan asing di tahun itu mencapai 19,1 juta orang, dengan total pembelanjaan mencapai SGD 27,1 M atau sekitar Rp 24 Triliun Rupiah.

Dan tahu nggak sih? berdasarkan data Singapore Tourism Board, Indonesia menjadi negara ke-2 penyumbang jumlah wisatawan ke Singapura. Namun sayangnya badai Covid-19 membuat pariwisata di seluruh dunia terhenti. Kini kabar baiknya sejak 1 April 2022, semua wisatawan yang sudah di vaksinasi lengkap bisa menikmati perjalanan bebas karantina ke Singapura. Asik kan? Yuk.. yuk.. segera dicek makanya nih syarat masuk ke Singapura tahun 2022.Kalian orang Indonesia yang hobi healing ke Singapura pasti sudah nggak tahan kan mau kesana?

Kabar baik lagi buat yang senang family trip, anak-anak usia di bawah 12 tahun yang sudah maupun belum divaksinasi bebas masuk ke Singapura lho. Tapi buat orang dewasa yang belum divaksinasi lengkap, kemungkinannya kecil untuk bisa masuk kecuali ada alasan medis resmi. Cuma kalau terpaksa banget buat yang belum vaksin lengkap, wisatawan wajib menyertakan hasil PCR 2 hari sebelum keberangkatan dan harus Stay at Home dulu selama 7 hari di Singapura.

Karena ini adalah liburan di era new normal, pastinya pengurusan administrasinya mesti rada teliti. Kalau semua informasinya dah lengkap, syarat masuk untuk liburan ke Singapura tahun 2022, sebenernya gak seribet yang kalian pikirkan sebelumnya.

Berikut ini syarat masuk liburan ke Singapura tahun 2022, yang mesti kita penuhi mulai dari sebelum kita terbang ke sana.

Syarat sebelum penerbangan:

  1. Pastikan masa berlaku paspor lebih dari 6 bulan. Enaknya jadi WNI tidak membutuhkan visa untuk masuk Singapura.
  2. Bukti resmi Vaksinasi penuh harus di upload ke Vaccination Check Portal (VCP)
  3. Download aplikasi TraceTogether. Ini wajib kecuali untuk anak berusia 0-6 tahun. Daftarkan profil kita di sana.
  4. Isi formulir Kartu Kedatangan atau SG Arrival Card (SGAC)  3 hari sebelum kedatangan. Setelah pengisian, nanti akan mendapatkan email konfirmasi, yang harus ditunjukkan saat tiba di imigrasi Singapura.

Sesampainya di Singapura tetap jalankan protokol kesehatan ya. Untuk aktivitas outdoor masker boleh digunakan boleh tidak. Tapi kalau indoor wajib pakai masker kecuali saat makan dan minum. Mau nongkrong di restoran sepanjang Orchard Road? Tentu boleh asal sudah vaksinasi lengkap. Saat di Singapura pastikan tetap mengupdate informasi karena bisa saja regulasi pemerintah berubah cepat jika angka Covid-19 kembali meningkat.

Itu tadi syarat masuk ke Singapura, Selamat Berlibur dan Tetap Menjaga Kesehatan!.

Baca juga cerita perjalanan ke Singapura (sebelum pandemi) di artikel berikut ini:

Liburan naik kereta? Yuk, simak syarat naik kereta api saat pandemi mereda

0
www.ajakanak.com

Mau liburan ke luar kota bersama keluarga? Boleh loh dicoba bepergiannya naik Kereta Api Indonesia (KAI). Tinggal cek dan ricek aja syarat naik kereta api di saat pandemi agak mereda sekarang ini. Ada banyak pengalaman seru dan kenyamanan yang bisa dinikmati. Pertama, gak perlu ada salah satu anggota keluarga yang capek dan repot untuk nyetir. Kedua, naik kereta yang jelas anti macet karena punya jalur sendiri. Seluruh anggota keluarga jadi bisa lebih fokus menikmati perjalanan. Kalau lapar atau iseng pengen ngemil, bisa pesan makanan atau meluncur langsung ke gerbong restorasi. Perjalanan jauh lebih santai dan hemat tenaga juga.

Buat keluarga dengan anak-anak yang masih kecil, bisa juga nih memasukkan unsur edukasi saat mengajak mereka naik kereta api. Banyak lho stasiun kereta yang punya nilai sejarah. Bisa jadi bahan cerita untuk mereka. Belum lagi mengenalkan tentang sejarah kereta apinya sendiri. Untuk bagian ini, bapak ibu sebaiknya banyak baca referensi dulu sebelum jalan. Tau kan, anak sekarang punya banyak pertanyaan cerdas yang kadang gak bisa kita duga sebelumnya.

Sekarang naik kereta juga udah mudah, karena sudah ada Peraturan Naik Kereta Api 2022 terbaru. Apa saja sih syarat naik kereta api pasca pandemi seperti sekarang ini? yuk kita simak langsung saja.

Berikut ini adalah syarat naik kereta api berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 57 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa Pandemi Covid-19. Syarat ini berlaku efektif per tanggal 19 Mei 2022, antara lain:

  1. Calon penumpang yang sudah divaksinasi lengkap dan booster tidak perlu menunjukkan bukti tes COVID-19 baik PCR maupun antigen.
  2. Calon penumpang yang baru vaksinasi pertama wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen yang berlaku 1×24 jam, atau PCR 3×24 jam.
  3. Calon penumpang yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan: surat keterangan dokter dari RS Pemerintah serta hasil negatif rapid tes antigen yang berlaku 1×24 jam, atau PCR 3×24 jam.
  4. Anak usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil tes antigen ataupun PCR untuk bisa naik kereta api. Namun, wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.
  5. Penumpang dalam kondisi sehat dan tidak menderita flu, batuk, atau demam. Suhu tubuh tidak boleh melebihin 37,3 derajat celcius.
  6. Diharapkan mengenakan jaket atau baju lengan panjang
  7. Wajib pakai masker
  8. Tidak berbicara satu arah maupun dua arah selama perjalanan melalui sambungan telepon atau secara langsung
  9. Dilarang makan atau minum untuk perjalanan KAI dengan waktu kurang dari 2 jam
  10. Datang lebih awal setidaknya 60-120 menit sebelum keberangkatan dari stasiun

Nah itu tadi syarat naik kereta api yang bisa disiapkan. Persyaratan ini akan terus disesuaikan oleh KAI mengikuti perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia. Memang lebih effort sedikit ya, tapi semua perlu dilakukan agar kita saling menjaga satu sama lain dan terhindar dari penyakit. Kalau membawa anak pastikan mereka sudah makan sebelum naik kereta. Sementara jika perjalanan kereta api jarak jauh, selain mengandalkan gerbong restorasi, ada baiknya untuk membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Bisa lebih menyesuaikan dengan selera masing-masing anggota keluarga. Mengantisipasi anak-anak bosan di jalan, tipsnya para orangtua bisa membawa buku cerita, buku gambar atau mainan kesayangan anak. Tetap bisa beraktifitas adalah kunci biar anak-anak gak rewel.

Selamat liburan bersama keluarga, hati-hati di jalan!

Salurkan Minat dan Bakat Anak? Cek 7 Tempat Les Olahraga Anak di Depok ini.

0

Setuju kan kalau tiap anak pasti memiliki bakat masing-masing? Yap, setuju banget. Giliran tanggung jawab orang tua nih untuk menyalurkan minat dan bakat mereka. Kalau keliatannya anak senang dengan kegiatan fisik mungkin pas diikutkan les olahraga. Buat para orang tua yang tinggal di Depok coba deh cek 7 tempat les olahraga anak di Depok ini.

Mencari tempat les yang dekat dari rumah itu penting banget lho. Soalnya kalau nanti anaknya beneran suka, frekuensi lesnya bisa lebih dari sekali seminggu. PR banget kan kalau lokasi lesnya terlalu jauh. Kasian anak kita nanti. Waktunya bakal habis dan capek di jalan. Jadi, langsung aja yuk cek rekomendasi 7 tempat les olahraga anak di Depok ini.

1. Sudarmanto Badminton Club

Sudarmanto Badminton Club (source: IG @sbcjaksel)

Bulu tangkis, kalau cabang olahraga yang satu ini sih Indonesia jagoannya. Negeri kita banyak mencetak atlet handal peraih medali emas di ajang bergengsi kelas dunia. mulai dari Sea Games, Asian Games, Olimpiade dan berbagai kejuaraan kelas internasional lainnya. Pingin si buah hati kelak menjadi atlet badminton juga? yuk coba yuk masukkan ke sekolah bulu tangkis.

Di daerah Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, ada nih yang namanya Sudarmanto Badminton Club (SBC). Dulu terkenal dengan nama Sekolah Bulu Tangkis Cimanggis. Untuk masuk ke salah satu tempat les olahraga anak di Depok ini, cukup dengan membayar biaya pendaftaran 150 ribu rupiah, dan iuran bulanan 250 ribu rupiah. Anak umur 5 tahun sudah bisa lho gabung. Selain iuran tadi, para orang tua juga harus melampirkan fotocopy Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, sampai kewajiban untuk memiliki 2 tube shuttle cock. Syaratnya memang nggak main-main, karena SBC merupakan anggota resmi PBSI Jakarta Selatan. Jadi, siap-siap anak kita dicetak menjadi atlet bulu tangkis hebat ya!

IG: @sbcjaksel

Alamat Latihan:  Golden Sport Center, Kelapa Dua, Depok

CP: 087895476525

2. Arthayasa Stable & Country Club

Source: IG @Arthayasastables

Latihan berkuda bukan untuk orang dewasa aja lho. Anak dari usia 7 tahun bisa ikutan olahraga ini dengan bergabung di Arthayasa Stable & Country Club. Biaya trialnya Rp.630.000. Nah, jika ingin serius latihan sebaiknya bergabung menjadi anggota. Mereka memiliki 2 macam keanggotaan. Untuk masa anggota 3 bulan yaitu promotional membership senilai Rp.6.750.000 dengan bisa mengikuti kelas berkuda seminggu sekali selama 3 bulan. Atau bisa juga memilih regular membership seharga Rp.2.100.000 dengan tambahan biaya berkuda satu kali private Rp.550.000 untuk lunging atau kelas berkuda dasar Rp.450.000. Nah untuk anak yang usianya di bawah 7 tahun bisa juga kok menunggang kuda poni selama 20 menit yang dituntun oleh perawat kuda mengitari area Arthayasa.

IG: @arthayasastables

Alamat Latihan: Jalan Bulak Tengki/Kp Grogol No.10, Limo, Depok, West Java 16514, Indonesia

CP: 08111575723

3. dr.Vera Swimming

source: IG @dr.verawimming

Kalau les olahraga untuk anak di Depok yang satu ini sudah berdiri hampir 30 tahun. Kursus Renang dr. Vera Swimming. Salah satu lokasinya yang populer yaitu di Permata Puri Sport Center, Jalan Radar Auri, Cimanggis, Depok. Biaya pendaftarannya Rp.200.000, biaya bulanannya Rp. 450.000. Biaya bulanan ini untuk Latihan renang ditemani Pelatih Profesional 4x dalam sebulan. Berenang dipercaya bisa meningkatkan Kesehatan fisik maupun Kesehatan mental anak lho.  

IG: @dr.veraswimming

Alamat: Permata Puri Sport Center, Jalan Radar Auri, Cimanggis Depok

CP: 081519651948

4. Panahan KPM Archery

source: IG @kpm_archery_club

Panahan sekarang menjadi olahraga yang sedang ngetren karena bagian dari sunah rasul. Selain berenang dan berkuda, ini adalah olahraga yang dianjurkan dalam agama Islam. Panahan juga bisa dipelajari sejak dini. Les olahraga panahan untuk anak di Depok bisa dilakukan di KPM Archery Club. Latihannya sering diadakan di Komplek Perumnas Depok Utara. KPM sendiri singkatan dari Klinik Pendidikan MIPA, pusat klinik Pendidikan MIPA sendiri berada di Laladon, Ciomas Bogor. Nah yang istimewa di sini murid-murid bisa membayar biaya latihan seikhlasnya. Iya, seikhlasnya lho. Jadi di awal biaya pendaftaran yaitu Rp. 180.000 plus infaq pendaftaran seikhlasnya. Ini berlaku untuk untuk 1 semester atau kurang lebih 5 bulan masa belajar. Saat ini KPM Depok Archery memiliki 100 anggota aktif. Prestasi klub panahan ini juga nggak main-main. Di tahun 2022 saja atlet KPM Archery mampu mengoleksi 4 medali emas, 7 medali perak dan 6 medali perunggu dari berbagai kejuaraan. Wow banget kan?

IG: @kpm_archery_club

Alamat: Komplek Perumnas Depok Utara, Beji, Depok CP: 08977708330

5. Sekolah Futsal (SF) Winner

Source: IG @sfwinnerfutsal

Anak-anak pencinta sepak bola dari usia 6 tahun bisa nih gabung di Sekolah Futsal Winner. SF Winner didirikan oleh seorang guru penjaskes yaitu Hendri Firmansyah yang biasa disapa Coach Hendri. Coach Hendri ini biasa menangani event futsal antar sekolah dasar sekota Depok. Selain membina anak-anak sejak dini, SF Winner juga rutin menggelar event SF Winner Cup yang sudah berjalan 6 kali. Event ini bisa diikuti murid dengan kategori usia 6 sampai 16 tahun. SF Winner juga rutin mengikuti liga Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) dan event-event lainnya. Ngomongin prestasi, udah nggak ketulis nih saking banyaknya. Terakhir di tahun 2021 SF Winner menyabet juara satu Liga AAFI U-13. Nah kalau anak kita mau belajar disini, jadwal latihan mereka setiap Kamis dan Sabtu ya. Biaya pendaftarannya Rp. 20.000. Iuran bulanannya Rp. 180.000. Sementara uang seragam dan kaos kaki Rp. 200.000.

IG: @sfwinnerfutsal

Alamat: Lapangan Futsal Bahar Sawangan, Depok. Jalan Raya Sawangan No.15A Mampang, Pancoran Mas Depok

CP: 081291286292

6. Taekwondo Deking’s Jaguar

Source: IG @taekwondo_dekings_jaguar

Bagi orangtua yang mau mengajarkan beladiri sejak dini, nah ini ada les olahraga Taekwondo untuk anak di Depok yang banyak menoreh prestasi. Namanya Taekwondo Deking’s Jaguar Club. Anak umur 5 tahun sudah bisa daftar ke sini. Lokasinya di lapangan Cahaya Futsal dekat stasiun Depok Baru. Waktu latihan setiap hari Selasa dan Kamis jam 7 sampai jam 9 malam. Biaya pendaftaran yang sudah termasuk iuran bulan pertama Rp. 150.000. Iuran bulanan Rp.125.000 dan uang seragam Rp.300.000. Selain latihan reguler murid-murid juga bisa latihan private. Klub ini kerap menelurkan atlet-atlet sejak dini di berbagai turnamen Taekwondo.

IG: @taekwondo_dekings_jaguar

Alamat: Cahaya Futsal di lapangan futsal arena parkir lantai atas (dekat stasiun depok baru)

CP: 087888820225

7. Depok Skate Boarding  

Mens Sana in Corpore Sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat begitu ya kata peribahasa. Olahraga yang satu ini banyak disukai oleh anak-anak meskipun agak sedikit ekstrim. Skateboarding!. Kalau ini mungkin kurang tepat disebut sebagai tempat les olahraga untuk anak di Depok. Soalnya kegiatannya lebih ke komunitas. Kalau mau ikut latihan bisa langsung bergabung aja. Komunitas Depok Skate Boarding biasa latihan setiap hari di alun-alun Depok. Ada area skateparknya di sana. Tidak ada biaya untuk bergabung ke komunitas. Anggotanya ada banyak, prestasinya pun seabreg. Di tahun 2022 ini mereka menyabet juara 1 dan juara 2 di Festival Olahraga Rekreasi Provinsi (Forprov) yang digelar di Ciamis.

IG: @depokskateboarding

Alamat: Jl. Boulevard Grand Depok City No.25, Jatimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413

Tuh kece-kece banget ya tempat les olahraga yang cocok buat anak di kota Depok ini. Prestasinya nggak kalah sama kota dan daerah lainnya. Kira-kira udah dapat pilihan belum? Coba tanya aja ke anaknya langsung, mau yang mana dari 7 kegiatan di atas. Selamat latihan!.

3 Resto Cantik yang Cocok Buat Tempat Wedding di Depok. Low Budget!

0
tempat wedding depok_ajakanak

Sebagai wilayah penyangga ibukota, mau cari apa aja sekarang hampir semuanya ada di Depok, Jawa Barat. Warga Depok pun gak perlu jauh-jauh kemana-mana untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satunya adalah mencari tempat wedding. Ada banyak resto cantik yang cocok dijadikan tempat wedding di Depok. Hai kamu Orang Depok, artikel ini khusus buat kamu ya. Eh nggak deng, buat warga luar Depok, tapi pengen gelar resepsi di kota ini juga boleh kok. Mau buat teman, saudara, keluarga, kerabat atau diri sendiri, bebas aja.

Kenapa resto pilihannya buat nyari tempat wedding di Depok? Simpel aja sih. Gak perlu repot-repot lagi cari cateringnya. Kualitas dan rasa masakan juga gampang dicek karena resto beroperasi setiap hari. Sementara kalau kita mau sewa catering, mesti menjadwalkan waktu buat test food. Dan sesuai pengalaman pribadi, biasanya kita diminta datang ke acara resepsi orang, dimana perusahaan catering tersebut sedang melayani pelanggannya. Dan sebagai kota yang sering banget macet bahkan di akhir pekan, jalan sana sini buat menyesuaikan jadwal test food butuh perjuangan hehehe..

Oke deh, sekarang langsung aja yuk. Berikut ini ada 3 resto cantik yang cocok buat tempat wedding di Depok. 3 Resto ini menjadi pilihan karena Low Budget!. Bersahabatlah intinya di kantong para calon mempelai.

1. Dapoer Djoeang Restaurant & Cafe

source: IG @dapoerdjoeang
source: IG @dapoerdjoeang

Venue yang satu ini sudah cukup terkenal di kawasan Depok karena menyuguhkan saung-saung, danau mungil dan rumah kayu yang biasa digunakan untuk acara wedding. Usut punya usut Dapoer Djoeang menawarkan paket wedding dari rate Rp. 19.500.000 untuk 50 pax. Yap, mereka memberi 4 pilihan paket yaitu Lily Wedding Package untuk 50 pax, Jasmine Wedding Package untuk 100 pax Rp.35,200.000, Daisy Wedding package untuk 200 pax seharga Rp. 49.400.000 dan Rose Wedding package untuk 400 pax seharga Rp.78.000.000. Dari semua paket itu udah termasuk biaya venue selama 3 jam, makeup dan hair do, prasmanan, sepasang baju calon pengantian pria dan wanita, dekorasi, fotografi, videografi, serta sound system.

IG: @dapoerdjoeang

Alamat Pusat: Jalan Raya Jakarta-Bogor No.KM, Curug, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16416

Alamat Cabang: Jalan Margonda Raya no. 488, pondok cina, depok

2. Pondok Laras Lesehan

source: IG @toryta.decor
source: IG @toryta.decor

Kalau resto yang satu ini sudah berdiri sejak tahun 1991. Pondok Laras konsisten menyuguhkan konsep lesehan. Mau ngajak makan keluarga di sini pas banget deh. Selain punya lokasi parkir yang sangat luas, Pondok Laras punya area bermain anak, fasilitas berkuda hingga aula yang juga dapat di sewa. Nah ini dia makanya, resto ini cocok juga dijadikan sebagai tempat wedding di Depok.

Untuk harga paket pernikahan, mereka sengaja memisahkan antara paket catering dan sewa aula. Untuk paket catering minimal 50 pax dimulai dari harga Rp.56.000 per orang. Sedangkan untuk ruangan bisa disewa dari harga Rp 2.000.000 hingga Rp 3.300.000. Harga tersebut termasuk 70 kursi, 2 sampai 4 jam sewa ruangan, ruang rias dan sound system. Untuk menu catering bisa dipilih namun mayoritas menu adalah masakan nusantara. Oiya, kalau mau menggelar acara wedding disini mereka sudah punya partner dekorasi sendiri ya. Jadi kalau mau pakai jasa dekorasi di luar partner, mesti siapkan dana tambahan  Rp. 1.500.000.

IG: @pondoklaras.lesehan

Alamat: Jl. Akses UI No.2, Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451

3. Restoran Pawon Joglo Bu Nur

source: IG @pawonjoglobunur
source: IG @pawonjoglobunur

Kalau yang ini adalah resto pendatang baru. Namanya Pawon Joglu Bu Nur. Keluarga Jawa pasti suka dengan ambience resto ini. Nuansa etnik, klasik, dan rasa masakannya sangat otentik khas jawa lho. Bahkan mereka mengambil langsung bahan baku masakan gudeg dari Yogyakarta. Meski baru buka Februari 2022, Pawon Joglo Bu Nur siap melayani kamu yang mau bikin acara wedding di sini. Parkirnya luas, menu cateringnya khas masakan jawa. Pawon Joglo Bu Nur menawarkan harga paket pernikahan mulai dari Rp.65.000.000 untuk 300 pax. Harga tersebut sudah termasuk Wedding Organizer, 1 ruangan untuk ruang make up dan keluarga, juga fasilitas parkir, toilet hingga mushola.

IG: @pawonjoglobunur

Alamat: Jl. Tanah Baru No. 78A, Beji, Depok

Nah itu tadi ya, resto cantik yang cocok buat tempat wedding di Depok. Boleh cek ombak dulu, datengin tempatnya, cobain makanannya. Kalau pas di lidah, apalagi pas di kantong juga, yuk jangan ditunda-tunda.

SUMATRA NOMADIC EXPERIENCE EPS#4

0

Ini bagian ke empat dari video perjalanan kami road trip lintas Sumatera, overlanding dari Depok ke titik nol kilometer, Sabang, Aceh. Melintasi pulau Sumatera lewat jalur lintas barat. Singgah di tempat-tempat bagus, setiap hari kami tidur berpindah-pindah. Karena itu perjalanan ini kami namakan Sumatra Nomadic Experience.

Selasa, 11 Januari 2022 kami beranjak meninggalkan Kota Manna, salah satu kecamatan sekaligus ibukota kabupaten Bengkulu Selatan. Ini sudah masuk hari ke lima perjalanan kami menyusuri Sumatra.

Manna ini kota kecil yang lumayan besar. Ada banyak pilihan penginapan di sini. Mungkin ini salah satu kota transit favorit di jalur lintas barat dari Lampung menuju Bengkulu. Setidaknya, kalau pengalaman kami sih begitu. Semalam sempat mampir ke beberapa penginapan lain liat-liat. Dan memang banyak parkir mobil tamu yang transit, istirahat sebelum sampai ke Bengkulu atau sebaliknya. Pagi-pagi habis sarapan sudah check out semua rata-rata untuk melanjutkan perjalanan.

Road trip lintas Sumatera ruas Manna ke Bengkulu perjalanan sekitar 3 sampai 4 jam. Di kampung-kampung dekat sini, hewan ternak masih banyak yang kelihatan keliaran di jalan. Kita sempet ketemu kelompok sapi yang sembarangan nyebrang. Untung masih sempet ngerem.

Pemandangan dari Manna ke Bengkulu cukup beragam, selain permukiman penduduk, kami juga melewati kebun sawit hingga tepian pantai. Total jarak yang harus ditempuh kira-kira 135 kilometer, menurut hitungan google maps. Nanti kalau sudah sampai Simpang Enam Tais, tandanya sekitar satu jam lagi sampailah ke kota Bengkulu.

Jam 9an dari Manna, sekitar jam 12 kami sudah tiba di Kota Bengkulu. Sesuai rencana awal, kita mau beresin roda si Bulmon di sini. Sejak dari Danau Ranau, di Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, dari roda si Bulmon ada oli yang terus mengalir. Nggak ada bengkel yang bisa benerin ditambah lagi memang terbatasnya jumlah bengkel yang bisa mengatasi masalah sejenis mobil kami.

Di Bengkulu, berkat pertemanan di komunitas Land Rover, ada Om Indra yang bantuin kami. Sebelumnya cuma kenal lewat whatsapp, dikenalin sama teman lewat whatsapp juga. Om Indra ini aktifnya di komunitas vespa. Janjian ketemuan di sebuah pom bensin, om Indra nganterin kami ke bengkel yang ngehits dikalangan pecinta offroad Bengkulu. Si Om memandu perjalanan membelah kota Bengkulu naik vespa. Keren deh si Om.

Diantarlah kami ke sebuah tempat yang lebih mirip lapak parkiran. Gak ada plang nama bengkel, dan yang pasti kami gak nemu tempat ini waktu nyari-nyari rekomendasi bengkel di maps google. Katanya sih orang-orang ke sini karena tau dari mulut ke mulut. Legend katanya di kalangan penggiat offroad Bengkulu. Lokasinya ada di jalan Danau kalau nggak salah namanya.

Kamipun dikenalkan ke Pak Daud, atau biasa dipanggil Datuk Daud. Dari penampilannya aja nih, waaah.. kayanya pengalaman banget. Orangnya juga santai banget. Dengerin cerita kami sambil senyam senyum. Kayanya ini masalah enteng buat beliau. Semoga ya, bismillah bisa beres hari ini biar bisa lanjut perjalanan dengan aman dan nyaman..

Pak Daud ini punya beberapa teknisi. Tapi beliau juga turun langsung ngerjain mobil kami. Om Indra jasanya besar banget buat kami. Soalnya si Om juga nganterin Papa Herwin buat belanja sparepart di kota Bengkulu, yang baru pertama kali kami datangi.

Selain roda yang bermasalah, waktu di kota Manna sebenarnya starter juga bermasalah. Pagi pas mau berangkat, mobil gak bisa di starter. Sempat nyoba beberapa kali, baru akhirnya mesin menyala. Jadinya selama dari Manna sampai kota Bengkulu, kita gak matiin mesin. Takut gak bisa distarter lagi. Ke Pak Daud sempat minta dicek dan diberesin motor starternya. Atau kalo perlu diganti saja daripada bermasalah di jalan. Perjalanan kan masih panjang. Tapi setelah dilihat sebentar, Pak Daud dengen enteng dan pede bilang ini cuma bagian cut offnya saja yang sudah jelek. Sudah pengalaman, banyak yang begitu katanya.. Jadi akhirnya ganti cut offnya saja. Ternyata setelah diganti, aman dong sampai sekarang. Memang kalo senior dan pengalaman, terbukti sudah

Sekitar jam 5 mobil baru beres. Gara-gara ini ada beberapa rencana yang batal, diantaranya adalah puas-puas wisata kuliner Bengkulu. Tapi di waktu yang sedikit ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Mampirlah kami ke Rumah Pengasingan Bung Karno. Lewat doang karena tempatnya udah tutup. Tapi gpp lah yaaa, yang penting udah bisa liat meskipun cuma dari luarnya aja.

Bung Karno, Proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia, diasingkan disini pada tahun 1938 sampai 1942. Penjajah Belanda takut banget sama sepak terjang Bung Karno sampai beberapa kali diasingkan, dan Bengkulu jadi salah satu lokasinya.

Sore itu kami juga mmapir ke Benteng Marlborough yang ada dikawasan kota tua Bengkulu. Lewat doang juga, nggak sampai parkir. Ini semacam kegiatan cadangan biar nanti kalau ditanya orang-orang, road trip lintas Sumatera saat di Bengkulu ke benteng Marlborough nggak? Bisa jawab langsung, mampir dong hehehe..

Tujuan utama sore ini adalah Pantai Panjang. Yang kalau saya nih, sama sekali nggak punya info apa-apa soal pantai ini. Cuma pernah denger entah dari mana dan belum sempet baca-baca pula. Parah deh pokoknya hehehe…

Tapi begitu sampai sini, Masya Allah, gak berhenti deh mengucap syukur alhamdulillah. Pas banget kita sampai di sini saat senja. Kalau sorean dikit sebenernya lebih asik sih, bisa muter-muter naik sepeda sewaan hahaha…

Tapi ini aja sudah bersyukur sepenuh hati. Mobil pas selesai diberesin, masih sempat deh datang ke salah satu spot tercantik di kota Bengkulu. Gak nyangka segini cakepnya.

Pasirnya putih, terus bentangnya panjaaang banget dan landai, Katanya sampai 7 kilometer ini panjang pantai. Ombaknya juga anteng banget. Sekilas jadi inget Kuta Bali. Terutama pemandangan sunsetnya yang aduhai. Dan kayak diberkahi banget, kami juga ketemu Pelangi di Pantai Panjang. Subhanallah. Cakepnya dobel-dobel. Bersyukur jadi orang Indonesia punya stok pantai bagus yang banyak banget. Toloonglah ya dikabar-kabari ke semua orang, pantai bagus gak Cuma ada di Bali hehehehe… biar rata gitu bagi-bagi pengunjungnya. Bengkulu ini juga punya lho pantai indah dan adanya di kota, mudah dicapai dari mana-mana.

Seperti biasa Keano udah ngebet mau main air. Tapi ya gimana udah agak gelap juga suasananya. Azan maghrib sudah manggil-manggil pula. Jadi Cuma bisa memandang-mandang aja. Senja dan matahari menjelang tenggelam, memang selalu magical. Menentramkan suasana batin siapapun yang memandangnya.

Wisata kuliner di Bengkulu baru tercapai saat malam hari. Kita makan di Ikan bakar 5225. Tempat ini selain enak masakannya, ngetop juga gara-gara ada di youtubenye Nex Carlos. Hehehe… kami memang suka nonton chanel Nex Carlos buat cari rekomendasi makanan. Apalagi, Bengkulu bukan kota yang familiar buat kami. Alamatnya ada di Jalan Mayjen Sutoyo. Tempat ini cukup famous, gak susah nyarinya.

Kita pesen ikan bakar dan cumi asam manis, tumis kangkung dan terong bakar. Yang jadi trademark di sini adalah ikan Jenihin ini enak banget ikannya. Lumuran bumbunya juga banyak. Anak-anak memang biasa makan ikan dan mereka doyan banget ikan ini. Waktu Nex Carlos kesini, pesannya juga ikan Jenihin, gak heran kalau di restoran ini orang jadinya seringnya bilang pesan ikan Nex Carlos. Nanti disajikan sama sayur asam, terus ada oseng tempe dan sambal dan lalapannya gratis. Masakannya enak, Cuma ada salah masak. Pesan cumi asam manis, jadinya goreng tepung.

Di sini, ada pengamen juga, Uniknya ngamennya pakai akordeon dan bawain lagu-lagu melayu. Yup pas lah memang. budaya Bengkulu memang mengakar pada budaya rumpun melayu. Asik sih dengerinnya. Jarang-jarang kan nonton langsung orang main akordeon.

Malam ini kami menginap di Kota Bengkulu. Ada guest house dekat rumah Om Indra katanya. Namanya Grand Mahakam. Murah meriah buat sejenak rebah. Kamarnya 205 ribu pakai AC dan luas ruangannya. Parkiran juga lega. Dan besoknya jam 7 pagi kita sudah check out dari hotel. Mesti lanjut perjalanan biar tepat waktu sampai Sabang.

Balik lagi deh ngaspal, tetap lewat jalur lintas Barat menuju Padang. Udara cerah, langit biru banget, pantai kembali manggil-manggil di tepi jalan.

Tergoda? Tentu hahahaa.. belum lama jalan kita mampir sebentar. Aduuh ini sih indah luar biasa. Longsoran tebingnya memang keliatan berbahaya, tapi kami berani naik karena melihat jejak-jejak roda truk yang keluar masuk sini.

Indonesia itu indah ya, dan kami baru sejengkal saja menjelajahinya. Baru secuil dari bagian besar pulau Sumatera. Semoga dilancarkan umur dan rejeki, biar bisa lihat banyak tempat indah lagi.

Terus ikuti perjalanan kami di channel ajak anak, episode Sumatra Nomadic Experience, road trip lintas pulau Sumatera, menuju titik nol Indonesia di Sabang. Baca juga 16 Hari Road Trip Depok-Kilometer Nol Sabang untuk itinerary lengkap perjalanan ini.

SUMATRA NOMADIC EXPERIENCE EPS#3

0

Road trip lintas barat Sumatera, dari Depok menuju titik nol kilometer Sabang, Aceh. Jalur favorit dengan pemandangan yang indah. Jalan yang mayoritas sudah bagus, dengan sensasi pesisir pantai dan juga rimbunnya hutan Sumatera. Cocok buat road trip, wisata, dan eksplor Sumatera. Berbeda dengan jalur timur atau tengah Sumatera yang lebih ramai, cepat, dan sudah jadi ‘jalur mudik’ atau ‘jalur umum’. Via lintas barat Sumatra, kita kadang ‘dipaksa’ putar balik karena indahnya pemandangan pantai yang kita lewati.

Inilah Road Trip Overland Lintas Barat Sumatera yang kami namai Sumatra Nomadic Experience, episode ke 3. Melalui jalur Pesisir Barat Lampung menuju Bengkulu. Perjalanan dimulai dari Danau Ranau, singgah di kota Manna, menuju Bengkulu. Itinerary selengkapnya ada di artikel 16 hari road trip Depok-Titik Nol Kilometer Sabang

SUMATRA NOMADIC EXPERIENCE EPS #2

0

Danau Ranau dipilih jadi campsite pertama kami saat road trip Sumatra, dari Depok menuju titik nol kilometer di Sabang, Aceh. Kami buka tenda di dalam kawasan wisata Wisma Pusri, Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Tempat ini sebenarnya adalah kompleks rumah peristirahatan. Namun kalau tak mau menginap bisa juga piknik asik di sini. Road trip alias overland dari Depok menuju Sabang dilakukan pada 7-23 Januari 2022. Kami namakan Sumatra Nomadic Experience karena setiap hari kami bergerak berpindah tempat. Untuk itinerary lengkap perjalanan ini bisa ditengok pada artikel 16 Hari Road Trip Depok–Kilometer Nol Sabang. Dan inilah episode 2 Sumatra Nomadic Experience.

Stay Connected

506FansLike
2,784FollowersFollow
27,923SubscribersSubscribe
- Advertisement -
Google search engine

Don't Miss